Berkomitmen penuh dalam mendorong pemberdayaan finansial dan keterampilan masyarakat Indonesia di luar negeri, Gayatri Academy Singapore sukses menyelenggarakan acara bertajuk “Beauty Revolution”. Acara edukatif ini digelar secara semarak di Singapore Expo Hall 6A pada Minggu, 7 Juni 2026.
Sesi “Beauty Revolution” kali ini menjadi momentum istimewa melalui kolaborasi strategis antara Gayatri Academy dan Yourpay, platform layanan keuangan terpercaya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam sinergi ini, Yourpay secara resmi menyalurkan program beasiswa pelatihan vokasi yang berfokus pada dua bidang industri kreatif yang sangat diminati, yaitu kelas Baking (Tata Boga) dan Makeup (Tata Rias).
Program beasiswa eksklusif ini disalurkan langsung kepada para Pekerja Migran Indonesia di Singapura yang tengah menempuh pendidikan di Gayatri Academy. Melalui inisiatif ini, para penerima beasiswa akan mendapatkan pelatihan intensif, pendampingan profesional, serta sertifikasi keterampilan yang dirancang untuk membuka peluang usaha baru.

Kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi antara Gayatri Academy dan Yourpay yang ingin memberikan dampak nyata bagi kehidupan para pekerja migran. Selain membekali para PMI dengan literasi keuangan dan kemudahan bertransaksi melalui platform Yourpay, kerja sama ini bertujuan untuk memberikan hardskill mumpuni yang dapat dipraktikkan langsung.
Dyah Gayatri, Founder Gayatri Academy, menyampaikan rasa optimis dan apresiasi yang tinggi atas dukungan penuh dari pihak Yourpay.
“Kolaborasi dalam ‘Beauty Revolution’ ini adalah langkah konkret untuk memajukan kualitas hidup teman-teman PMI di Singapura. Dengan adanya beasiswa baking dan makeup dari Yourpay, kami di Gayatri Academy ingin memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya tangguh selama bekerja di sini, tetapi juga memiliki modal keterampilan yang matang untuk menjadi wirausahawan mandiri dan sukses saat kembali ke tanah air kelak,” ungkap Ibu Dyah Gayatri.
Melalui kesuksesan agenda “Beauty Revolution” ini, Gayatri Academy dan Yourpay berharap program kolaborasi berkelanjutan seperti ini dapat terus diperluas demi mencetak kelas pekerja migran yang mandiri, kreatif, dan berdaya secara ekonomi di kancah internasional.